img_head
BERITA

Rapat Internal Reguler Bulan September 2019

Sep17

Konten : berita kegiatan
Telah dibaca : 36 Kali


Kualasimpang - Humas/IT, Pada Jumat 13 September 2019 telah dilakukan rapat evaluasi kinerja periodik yang rutin diadakan sebulan sekali untuk mengukur kinerja dan menyelesaikan temuan - temuan minor maupun major pada bidang - bidang kepaniteraan dan kesekretariatan. Setelah dibuka moderator, sebagai rutinitas seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan menyuarakan yel - yel Pengadilan Negeri Kualasimpang.

Bapak Ketua Pengadilan Negeri Kualasimpang dalam sesi arahannya menyampaikan progres penilaian Pembangunan Zona Integritas di PN Kualasimpang dimana telah dengan sukses melewati tahapan Desk Evaluasi Penilaian Zona Integritas beberapa hari yang lalu di Jakarta, dimana Bapak Ketua Pengadilan Negeri Kualasimpang Irwansyah Putra Sitorus, SH, MH yang hadir langsung untuk memaparkan program dan hasil kerja satker PN Kualasimpang selama ini sebagai bagian dari usaha menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Ini adalah rangkaian dari proses - proses penilaian sebelumnya yang telah dilakukan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung sebagai Tim Penilai Internal dan Badan Pusat Statistik Kab. Aceh Tamiang sebagai Tim Pencacahnya. Untuk mensukseskan usaha ini Bapak KPN Kualasimpang selalu dan tak bosan bosannya dalam setiap kesempatan utamanya dalam rapat evaluasi seperti ini mengamanatkan kepada para Hakim, ASN dan Tenaga Kontrak untuk menjaga kualitas kinerjanya, agar benar benar usaha usaha perubahan yang telah dilakukan selama ini dapat membuahkan hasil yang maksimal. Karena ganjaran bagi satker yang berhasil meraih predikat WBK dan WBBM adalah kenaikan tunjangan kinerja, oleh karenanya tidak ada alasan lagi bagi semua aparatur untuk tidak ikut andil mensukseskan program ini. 

Menyinggung masalah temuan temuan pada bidang bidang beliau menyampaikan bahwa sesungguhnya itu adalah temuan yang rutin muncul dalam laporan hakim pengawas bidang, yang seharusnya dapat diselesaikan pada rapat - rapat di unit masing - masing. Namu beliau kembali mempertegas bahwa rutinitas pekerjaan harian harus menjadi fokus utama, sehingga dapat meminimalisir temuan dalam proses pekerjaan.

Sesi terakhir rapat ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Bapak Plt. Sekretaris Nurdin, SH.

  • Galeri